Ninja Theory Pamerkan Setting Project: Mara yang Sangat Realistis

Ninja Theory Pamerkan Setting Project: Mara yang Sangat Realistis

Walau dikenal sebagai pencipta game-game bergenre action, Ninja Theory juga piawai dalam membuat game bergenre horor. Contohnya Nicodemus: Demon of Evanishment, yang sukses menakuti pengguna VR headset. Tahun 2020 lalu, mereka mengumumkan proyek terbarunya yakni Project: Mara, yang ber-setting di sebuah apartemen. Kini, Ninja Theory memamerkan setting dari game yang dimaksud.

Tameem Antoniades, Chief Creative sekaligus salah satu pendiri Ninja Theory, memperlihatkan apartemen yang bakal menjadi lokasi utama dalam permainan. Lewat video berdurasi empat menit lebih, gamer dapat melihat betapa realistisnya setting Project: Mara yang tampak seperti sebuah apartemen asli. Bagaimana caranya?

Seperti yang ditunjukkan dalam video, tim developer memakai apartemen asli sebagai acuan bagi setting lokasi Project: Mara. Mereka kemudian merekam tekstur dari beragam obyek seperti dinding, lantai, karpet, dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, tim juga mengambil gambar dari setiap benda dalam kondisi pencahayaan berbeda. Hasilnya: sebuah apartemen maya yang sulit dibedakan dengan yang aslinya.

Sayangnya, selain penjelasan mengenai proses pembuatan setting lokasi, Ninja Theory tidak memberikan info lebih lanjut seputar proyek game barunya. Jadi, belum diketahui bagaimana storyline, bentuk permainan yang akan ditampilkan, hingga tanggal rilisnya. Tapi hal itu bisa dimaklumi, karena mereka juga disibukkan oleh penggarapan sequel Hellblade: Senua’s Sacrifice yakni Senua’s Saga: Hellblade II.

Ninja Theory memamerkan Project: Mara di awal tahun 2020 dengan Melina Juergens – juga memerankan Senua – sebagai bintang utamanya. Tameem Antoniades menyatakan bahwa game ini “akan menjadi representasi nyata dari teror mental sebenarnya.” Ia menambahkan kalau permainan didasarkan pada penelitian, wawancara, dan laporan nyata untuk menciptakan kembali kengerian pikiran seakurat mungkin.”

Baca:  Masuki Dunia yang Penuh Bahaya, Kehancuran, dan Pertarungan Ekstrem dalam "A3: Still Alive"

Tampaknya, game ini jadi pengembangan dari Insight Project, kolaborasi antara Ninja Theory dengan profesor Paul Fletcher dari University of Cambridge. Kerja sama ini berbentuk upaya penelitian dan pengembangan yang berhubungan dengan kesehatan mental. [Aseek]

The post Ninja Theory Pamerkan Setting Project: Mara yang Sangat Realistis appeared first on GameStation.